Makam Bongpay China Marmer Custom Terbaru

Makam Bongpay China Marmer Custom Terbaru


Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Beliau kemudian diangkat menjadi Kapiten Cina pertama pada 1621 dibantu sekretarisnya, seorang Cina muslim yang bernama Gouw Cay. Karena kesetiaannya dalam menjalankan tugas Gouw Cay pernah dihadiahkan sebidang tanah di Kampung Bebek (Angke) oleh penguasa Belanda. Dan di atas tanah ini Gouw Cay mendirikan sebuah masjid. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? SBK menjadi kapiten Cina dalam waktu yang cukup lama selama pemerintahan enam orang gubernur jendral. Pada 1636, beliau meletakkan jabatan atas permohonanan sendiri dan VOC menerima ususlan SBK agar mengangkat Phoa Beng Goan sebagai penggantinya. Beliau inilah yang kemudian membangun Kanal Molenvliet yang kini menjadi pemisah Jalan Gajahmada dan Hayam Wuruk. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Setelah itu, Beliau sempat mencoba kembali ke Tiongkok namun akhirnya menetap di Formosa (Taiwan) selama tiga tahun dan akhirnya kembali ke Batavia pada 1639. Pada 8 April 1644, Kapiten SBK wafat meninggalkan seorang istri pribumi yang berasal dari Bali dan istri yang berasal dari Tiongkok. Jenazahnya disemayamkan selama lebih dari satu bulan sambil menunggu pembangunan makam keluarga di kebun kelapa di tanah seluas 20 ribu m2 di lokasi yang sekarang sudah berubah menjadi pemukimam padat ini. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Makamnya sendiri sempat hilang dan baru diketemukan kembali pada 1909. Persis seperti gambar pada buku yang dibagikan. Sebuah nisan tua berbentuk bong pay segi empat dengan gundukan tanah bulat di belakangnya. Dan kemudian makam ini direnovasi terakhir kalinya pada 1929 oleh Mayor Cina Khouw Kim An. Demikian menurut tulisan yang ada dalam bong pay yang sekarang.

Kerajinan Bongpay Dengan Batu Alam

“Dulunya gang ini bernama Gang Souw Beng Kong”, jelas Adep (Sahabat Museum) sambil menunjukan sebuah foto lama pintu gerbang kompleks makam yang ternyata masih sama dengan foto saat ini. Kecuali bagian atasnya disembunyikan dan sekarang bernama Gang Taruna. Di foto itu tertulis dalam huruf Cina dan di bawahnya “Koeboeran Souw Beng Kiong” dengan penjelasan “Tempat masoek ke pekarangan koeboeran. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Foto dari awal abad ke 20 itu menjadi semakin jelas ketika dibagikan buku tentang Kapiten Cina SBK yang diterbitkan oleh Yayasan SBK. Buku ini berjudul “Riwayat Kapiten Tionghoa Pertama di Batavia Souw Beng Kong.” Pak Wisnu yang merupakan pengurus Yayasan dan sekaligus masih keturunan SBK mengajak kami masuk ke gang yang sempit dengan rumah-rumah penduduk yang sangat padat. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Sebuah petunjuk memerintahkan kita untuk belok kanan, masuk kedalam gang dan sekitar 15 meter kemudian ada sebuah mushollah yang antik.

Bongpay China Beraneka Ragam Model

Ngapain sih jalan-jalan atau ziarah ke kuburan Cina? Berdasarkan tulisan berbahasa Belanda di Bongpay dan kisah di dalam buku, ternyata SBK adalah Kapiten Tiong Hoa pertama di Batavia yang diangkat oleh Gubernur Jendral JP Coen. Beliau dilahirkan pada 1580 di kota kecil Tang Wa atau Tong An di Propinsi Fujian atau Hokian dan kemudian mengembara mengadu nasib ke Nanyang alias Asia Tenggara dan sampai ke Nusantara, tepatnya ke Banten pada 1604. Singkatnya SBK berhasil menjadi pengusaha perkebunan lada yang sukses sekaligus tokoh Tionghoa di Banten. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Ketika JP Coen berhasil merebut kota Jayakarta pada 30 Mei 1619, maka kota ini pun harus dibangun karena akan menjadi markas besar VOC. JP Coen teringat akan SBK dan memintanya untuk membangun kota Batavia. Walaupun pada mulanya menolak, akhirnya SBK bersedia pindah ke Batavia dan mengajak ratusan kaum Cina dari Banten untuk pindah ke Batavia dan mulai membangun kota itu.

bongpay china
bongpay china

Terletak di lantai dua dengan nama Mushollah Nurul Hoo. Kecil, namun terlihat rapih dan bersih lengkap dengan toren air di dekatnya. Setelah melewati mushollah, sampailah kita ke tempat yang dituju. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Dikurung dengan pagar yang sederhana, terlihat sebuah bong pay atau batu nisan yang cukup terawat baik. Ada tulisan dalam bahasa Belanda di bagian kiri, dan nama dalam aksara Cina di tengah serta tulisan dalam bahasa Cina di bagian kanan. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Kita tidak berada di Cina atau Tiongkok, tetapi berada tepat di jantung kota Jakarta. Tepatnya di Jalan Pangeran Jayakarta yang pada zaman Belanda disebut Jacatraweg. Dan di tengah jalur pemisah ini terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan “Situs Makam Kuno Kapiten Souw Beng Kong 1580-1644”, lengkap dengan anak panah berwarna merah bertuliskan Lokasi. Sssst! Ternyata Ada Presiden Indonesia yang Keturunan Cina? Lalu siapakah Souw Beng Kong?

Cara Pemasangan Bongpay Kristen Marmer

Batu granit ini ada beragam jenis dan warna tentunya. Untuk yang digunakan sebagai batu nisan di pemakaman san diego hills karawang ini hanya 2 jenis. Yaitu pertama jenis hitam pekat atau nero assoluto dan hitam dengan bintik emas yang di istilahkan sebagai jenis batu granit black galaxy. Jenis batu granit ini hadir dengan ciri - ciri memiliki warna hitam pekat. Tapi pada dasarnya ketika kita teliti lebih dekat, maka akan terlihat titik - titik berwarna abu yang sedikit samar. Nah ini akan sangat cocok dengan perpaduan grafir tulisan yang berwarna perak. Batuan jenis ini dengan seiring waktu warna hitamnya akan memudar dan terlihat lebih ke arah warna abu yang lebih mencolok. Sementara batu granit jenis kedua yang digunakan untuk batu nisan atau bong pi adalah black galaxy. Untuk jenis ini lebih banyak yang dipilih oleh keluarga. Dasar warna yang ditampilkan masih sama , sesuai dengan namanya yaitu warna hitam. Bedanya, untuk black galaxy ini memiliki bintik berwarna emas yang akan semakin terlihat jelas apabila terkena sinar matahari.

model bongpay tulungagung
model bongpay tulungagung

Konsep pemakaman san diego hills yang begitu indah dan teratur, tidak terlepas dari model atau bentuk dari pada batu nisan yang disuguhkan. Minimalis dan modern , itulah ciri utama dari konsep taman pemakaman yang diserasikan dengan deretan batu nisan yang seragam. Sampai saat ini manajemen pemakaman san diego hills memorial park tidak memperbolehkan membangun bongpay besar, yang masih kental dengan tradisi China kuno. Atau sering di istilahkan dengan bangunan punduk kura - kura. Besarnya contoh bangunan bong pi diatas , selain memakan biaya yang cukup besar juga dilihat dari segi perawatan akan terasa lebih rumit. Akan berbeda dengan konsep bongpay Jepang yang lebih sederhana. Ya, batu untuk nisan yang digunakan adalah batu granit. Banyak orang yang sudah tahu, batu granit ini merupakan salah satu batu yang mempunyai tekstur keras dan kuat. Oleh karenanya banyak digunakan untuk keperluan bangunan konstruksi. Khususnya batu nisan yang sifatnya atau peletakannya diluar ruang, maka ini sangat cocok sekali.

Bongpay China Murah Marmer Tulungagung

Sementara untuk bentuk batu nisan berdiri atau bongpay , memiliki ukuran dan design yang cukup beragam. Batu nisan bong pi otomatis akan lebih tinggi harganya, karena akan lebih tebal serta harus dilengkapi dudukan supaya bisa berdiri tegak. Apabila setelah selesai pemakaman, maka keluarga akan diarahkan untuk langsung melakukan pemilihan batu nisan atau nanti saat ziarah kembali. Bahkan untuk saat ini bisa dilakukan secara online melalui email atau Whatsapp dengan petugas yang bersangkutan. 2. Memilih jenis batu granit yang akan dipakai. 3. Menentukan bentuk batu nisan, antara standar atau nisan bongpay . Hal ini akan disesuaikan dengan tipe lahan makam yang digunakan beserta clusternya. 4. Memastikan adanya penambahan ukuran batu granit, atau foto almarhum. 5. Memilih design , tulisan ayat, serta border yang sesuai dengan tema di Agama masing - masing. 7. Setelah semua sesuai, maka petugas akan membuat design yang telah dipilih. Hingga dalam waktu 1 minggu akan dikirimkan untuk di cek jika ada revisi oleh keluarga. 8. Setelah ada persetujuan dan pelunasan untuk tambahan diluar standar dari keluarga, maka batu nisan permanen akan di buat selama kurang lebih 2 bulan. 9. Kemudian setelah pembuatan batu nisan permanen selesai, pihak keluarga akan mendapat kabar dari petugas. Hingga mendapatkan perizinan peletakan batu nisan yang disepakati. Penambahan diluar standar, atau yang memang harus ada ekstra bayar adalah berupa upgrade ukuran batu nisan, foto almarhum dari bahan keramik, huruf kanji , serta pengajuan design sendiri. Itulah pembahasan mengenai batu nisan yang ada di Pemakaman San Diego Hills. Konsep taman makam yang di sesuaikan dengan bentuk batu nisan yang minimalis.

Next Post Previous Post



Untuk pemesanan produk dengan model, bahan dan ukuran diluar yang sudah kami sediakan silahkan hubungi kami.


ALFINA
Jl. Kanigoro Gg 4 No. 36 Dsn. Blumbang, Ds. Campurdarat, Kec. Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur 66272